• Breaking News

    Minggu, 03 Januari 2016

    Friendly Match Indonesia vs Burkina Faso



    Friendly Match
    Indonesia vs Burkina Faso


    Puncak musim dingin di pertengahan Desember tak menyurutkan para mahasiswa di Kuliyah Dakwah Islamiyah Tripoli dari berbagai aktivitas di luar jam kuliah. Salah satunya adalah yang dilakukan Kesatuan Keluarga Mahasiswa Indonesia (KKMI) Tripoli, Libya. KKMI mendapat undangan dari Persatuan Mahasiswa Burkina Faso untuk melakukan pertandingan sepakbola dalam rangka Tasyakuran Harun Tarawori salah seorang mahasiswa Burkina yang beberapa hari yang lalu telah menyelesaikan Studi S2 nya.

    Pertandingan dibuka dengan guyuran hujan deras khas musim dingin di Libya. namun Alhamdulillah akhirnya selepas Ashar hujan pun reda dan pertandingan bisa dimulai sesuai jadwal. Susunan pemain timnas Indonesia KKMI terdiri dari para pemain dari berbagai daerah di Indonesia : Hanif Ma’asy Rahman(Ciamis), Fikri Mubarak(Padang), Agus Mujib(kota Cirebon), Habiburahman(Magelang), jamaluddin Al Afghani(Bogor), chairul Amin(Jambi), Ahmad Dhahabi(Lamongan), Mala Sujana(Lombok), Alvan(Padang). 

    Pertandingan berlangsung cukup sengit dan timnas Indonesia sempat kebobolan di permulaan babak pertama lewat tendangan jarak jauh yang cukup keras ke arah gawang sehingga merepotkan penjaga gawang Jamaluddin di menit ke -5. Namun Timnas indonesia tak kehilangan konsentrasi sehingga tak butuh waktu lama untuk menyamakan kedudukan dan akhirnya di menit ke-7 chairul Amin bisa menjebol gawang Burkina faso lewat umpan dari Agus mujib. Permainan berlangsung cukup sengit di tengah medan yang cukup licin sehingga sesekali para pemain terjatuh karena terpeleset. Timnas Indonesia akhirnya bisa menambah pundi-pundi golnya lewat tendangan kaki kiri penyerang asal Cirebon, Agus mujib ke sudut kanan gawang dan skor berubah menjadi 2-1. Tak lama kemudian akhirnya Agus menambah koleksi golnya lewat bola muntah dari tendangan Chairul Amin yang sempat berhasil di halau kiper Burkina dan akhirnya bisa dimanfaatkan dengan baik oleh Agus sehingga skor berubah menjadi 3-1 hingga babak pertama usai.

    Pada babak kedua tim Burkina Faso mulai bangkit dan meningkatkan kualitas serangan dan Timnas Indonesia mulai kewalahan. Satu persatu pemain dari Indonesia mulai digantikan dan masuk Mala Sujana dan Ahmad Dhahabi. Namun Alhasil, Indonesia semakin kecolongan dan bisa terkejar gol demi gol sehingga skor berubah menjadi imbang 3-3. Permainan indonesia yang mulai kacau dan akhirnya malapetaka pun datang. Sang kiper Jamaluddin kebobolan lewat tendangan jarak jauh yang sangat keras dan keadaan pun berbalik arah dengan skor 3-4. Namun dimenit-menit terakhir akhirnya pemain belakang Fikri Mubarak berhasil menyelamatkan Indonesia dari kekalahan sehingga bisa menahan imbang 4-4 hingga wasit asal Togo meniupkan peluit tanda pertandingan usai.

    Para pemain pun saling bersalaman dan berfoto bersama dan penonton bersorak gembira diiringi tepuk tangan untuk para pemain. Rois Ittihad A’am (ketua BEM) Fuad Sano menambahkan ;” pertandingan seperti ini sangatlah penting karena selain dalam rangka hiburan juga yang paling penting untuk mempererat tali persaudaraan sesama muslim tanpa memandang negara dan bahasa”. 

    laporan Agus Mujib, mahasiswa kuliyah dakwah tahun III jurusan sastra dan bahasa arab.
    Posting Komentar