ARTIKEL KEMERDEKAAN Gen Z Selaku Pewaris Estafet kemerdekaan

 Gen Z Selaku Pewaris Estafet kemerdekaan

Indonesia terbebas dari jajahan Belanda selama 346 tahun (1602-1942),

kemudian Jepang meneruskan penjajahan itu dibumi Nusantara selama

3,5 tahun, tepatnya sejak tahun (1942-1945).

History kemerdekaan Indonesia bila kita buka sedikit tidak luput dari peran

penting dari golongan tua dan golongan muda dan mudi, untuk

mengembalikan harkat dan martabat tanah air.

Semesta mencatat perjuangan mereka di history eternity nan abadi.

Lantas bagaimana dengan Gen Z selaku pewaris estafet kemerdekaan

itu?

Para pemuda dan pemuda dan pemudi bangsa kita memang tidak

dihadapkan dengan peperangan melawan penjajah, tetapi kita mesti sadar

kita sedang berjuang untuk kemajuan bangsa dan negara.

Para Gen Z harus meresapi dan terus mengingat pesan bapak

proklamator Indonesia Ir. Soekarno selaku presiden pertama Republik

Indonesia "beri aku 10 pemuda akan kugoncangkan dunia".

Pesan ini mengingatkan kaum Gen Z atau para pemuda bahwa kemajuan

suatu negara ada ditangan kalian.

Para Gen Z atau para pemuda dan pemudi dinilai memegang peran

penting dan memberi pengaruh pada perkembangan Indonesia saat ini

dan nanti.

untuk itu para Gen Z harus mampu bersaing di perkembangan zaman

yang semakin maju baik dibidang politik dan teknologi, karena Gen Z

sudah saatnya menjadi katalisator pembangunan dan kemajuan bagi

bangsa Indonesia. Dengan memanfaatkan teknologi yang tersedia, Gen Z

harus bisa mengelola potensi bangsa, seperti potensi sumber daya alam,

sumber daya manusia, dan potensi lainnya.

Apalagi saat ini dunia tengah dihadapkan paada era society 5.0 yang

memaksimalkan adanya internet of thing (IOT), atau artificial intellegence

(AI), blockchain, big data, dan sebagainya.

Kombinasi antara keduannya dapat dimaksimalkan untuk mengeksplorasi

potensi negara Indonesia untuk ditunjukkan kepada dunia.

Untuk mencapai itu semua Gen Z dituntut dan diharuskan lebih giat lagi

dalam mencintai yang namanya belajar, tekun, gigih, dan mempunyai visi

dan misi dalam hidup. Serta melakukan hal-hal positif dan tentunya selalu

dekat dengan Tuhan.

Bila sebaliknya Gen Z tidak mau berjuang demi kemajuan suatu

bangsanya, maka keterpurukan suatu negara yang akan terjadi.

Disini peran orang tua sangat dibutuhkan untuk membinmbing para

pewaris bangsa. Para orang tua harus mencegah Gen Z dari hal-hal yang

negatif seperti, sex bebas, narkoba, dan tindakan kriminak yang lainnya.

Demi kemaslahatan hidup anak dan tentunya untuk aset negara yaitu Gen

Z.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PENDAFTARAN | Program Beasiswa Islamic Call College, Libya | S1, S2, S3 | 2023

๐๐ž๐ง๐๐š๐Ÿ๐ญ๐š๐ซ๐š๐ง ๐ˆ๐ง๐ญ๐ž๐ซ๐ง๐š๐ญ๐ข๐จ๐ง๐š๐ฅ ๐ˆ๐ฌ๐ฅ๐š๐ฆ๐ข๐œ ๐‚๐š๐ฅ๐ฅ ๐‚๐จ๐ฅ๐ฅ๐ž๐ ๐ž ๐‹๐ข๐›๐ฒ๐š ๐“๐ž๐ฅ๐š๐ก ๐๐ข๐›๐ฎ๐ค๐š !

Materi Marhala Dasar, Belajar Bahasa Arab KKMI Libya Via WhatsApp